Histologi Sistem Respirasi 1 – Free download as Powerpoint Presentation .ppt), PDF File .pdf), Text File .txt) or view presentation slides online. HISTOLOGY. E ATLAS HISTOLOGI VETERINER. Atlas Jaringan Hewan Berbasis Online. Facebook · LinkedIn Sistem Respirasi. Paru-paru (Pulmo). Advertisements. Sistem Kardiovaskuler 1 & Sistem Respirasi 1. Kelompok 3. Tania Calista Felisia Yunita I Gede Putu Wegen W.

Author: Moogukazahn Tygonris
Country: Albania
Language: English (Spanish)
Genre: Environment
Published (Last): 11 June 2008
Pages: 288
PDF File Size: 6.29 Mb
ePub File Size: 2.46 Mb
ISBN: 199-7-68558-772-5
Downloads: 39146
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Mokora

Skip to main content. Log In Sign Up. Tujuan Praktikum Praktikum fisiologi sistem respirasi dilakukan dengan tujuan untuk: Respirasi Respirasi dapat diartikan: Respirasi dapat diartikan sebagai proses peningkatan oksigen dan pengeluaran karbondioksida oleh darah melalui permukaan alat pernafasan organisme dengan lingkungannya atau merupakan proses yang dilakukan oleh organisme untuk menghasilkan energi dari hasil metabolisme Triastuti et.

Ada dua macam respirasi yaitu, respirasi eksternal luar dan respirasi internal dalam. Respirasi luar meliputi proses pengambilan O 2 dan pengeluaran CO2 dan uap air antara organisme dengan lingkungannya. Respirasi internal disebut juga pernapasan seluler karena pernapasan ini terjadi di dalam sel, yaitu di dalam sitoplasma dan mitokondria.

Berdasarkan kebutuhan akan oksigen, respirasi internal dibagi menjadi respirasi aerob dan anaerob. Respirasi aerob merupakan proses respirasi yang membutuhkan O2, sebaliknya respirasi anaerob merupakan respirasi yang berlangsung tanpa membutuhkan O2. Perbedaan antara keduanya akan terlihat pada proses tahapan reaksi dalam respirasi. Proses transpor gas-gas secara keseluruhan berlangsung secara difusi. Respirasi sel berlangsung dalam 4 tahap yaitu: Dari ke-4 tahap respirasi teresebut, hanya glikolisis yaitu pemecahan glukosa menjadi asam piruvat yang berlangsung secara anaerob.

Pada tahap dekarboksilasi oksidatif dan siklus krebs, oksigen diperlukan untuk membentuk CO2. Pada tahap pertukaran gas, oksigen dari alveolus masuk ke kapiler paru- paru dan diikat oleh haemoglobin di dalam sel darah merah membentuk Hb O2 4 dan terdapat sejumlah oksigen yang terlarut dalam plasma darah yang tidak diikat oleh Hb. Oksigen inilah yang menentukan tekanan parsial oksigen dalam darah.

Setelah sampai di kapiler jaringan, O2 dilepas oleh Hb dan berdifusi ke dalam sel. Mengapa O2 selalu dilepas oleh Hb setelah sampai di kapiler jaringan? Hal inilah yang disebut dengan efek Bohr. Oksigen yang berdifusi ke dalam otot akan diikat oleh mioglobin.

Pengikatan oksigen oleh haemoglobin dikatalis oleh 2,3 DPG 2,3 difosfogliserat dalam sel darah merah. CO2 akan diangkut oleh vena menuju jantung dan dibuang melalui organ respirasi yaitu insang, kulit, atau paru- paru.

Energi dalam tubuh berasal dari oksidasi karbohidrat, lemak, dan protein. Karbohidrat, lemak, dan protein dapat disimpan dalam tubuh sebagai sumber energi cadangan. Karbohidrat disimpan dalam bentuk glikogen di hati, di otot, dan di jaringan lain common metabolic pool.

Bila tubuh kekurangan suplai makanan sumber energi, maka sumber energi cadangan di dalam tubuh akan segera dibongkar. Glukoneogenesis sangat penting karena sumber energi untuk sel saraf, sel darah, dan sel ginjal yang tidak memiliki cadangan energi.

Glikogen dalam tubuh hanya bertahan sebagai sumber energi selama 1,5 hari. Oleh karena itu bila dalam waktu 36 jam tubuh kekurangan kerbohidrat, maka lemak dan protein akan diubah menjadi glukosa glukoneogenesis agar sel saraf, sel ginjal, sel darah, dan sel lainnya tidak mati karena kekurangan energi.

Glukosa, asam lemak, dan asam amino yang diasorbsi oleh usus halus akan dibawa oleh darah ke jaringan. Glukosa akan mengalami glikolisis menjadi asam piruvat. Asam piruvat akan mangalami dekarboksilasi menjadi asetil koenzim A.

  ISTORIA OLANDEI PDF

Sedangkan asam amino dapat langsung diubah menjadi asetil koenzim A.

Koenzim A selanjutnya masuk ke matriks mitokondria tempat berlangsungnya siklus Krebs. Hasil oksidasi seluler dalam mitokondria ini adalah: ATP dapat disimpan dalam bentuk keratin fosfat fosfokeratin 2. Air H2O Karbon dioksida CO2 yang terbentuk di mitokondria selanjutnya ditransfer ke sitosol dan berdifusi ke cairan ekstra sel, dan selanjutnya masuk ke pembuluh darah kapiler. Hal ini disebabkan pembentukan Repsirasi dikatalis oleh karbonat anhidrase yang gistologi di dalam eritrosit.

Setelah sampai di kapiler paru-paru, CO2 berdifusi ke alveoli.

Laju metabolisme adalah jumlah total energi yang diproduksi dan dipakai oleh tubuh per satuan sisten Seeley, Laju metabolisme berkaitan erat dengan respirasi karena respirasi merupakan proses ekstraksi energi dari molekul makanan yang bergantung pada adanya oksigen Tobin, Secara sederhana, reaksi kimia yang terjadi dalam respirasi dapat dituliskan sebagai berikut: Hal ini memungkinkan karena oksidasi dari bahan makanan memerlukan oksigen dalam jumlah yang diketahui untuk menghasilkan energi yang dapat diketahui jumlahnya juga.

Akan tetapi, laju metabolisme biasanya cukup diekspresikan dalam bentuk laju konsumsi oksigen. Beberapa faktor yang mempengaruhi laju konsumsi oksigen antara lain temperatur, spesies hewan, ukuran badan, dan aktivitas Tobin, Laju konsumsi oksigen dapat ditentukan dengan berbagai cara, antara lain dengan menggunakan mikrorespirometer, metode Winkler, maupun respirometer Scholander.

Penggunaan masing-masing cara didasarkan pada jenis hewan yang akan diukur laju konsumsi oksigennya. Mikrorespirometer dipakai untuk mengukur konsumsi oksigen hewan yang berukuran kecil seperti serangga atau laba-laba. Alat ini terdiri atas syringe, kran 3 arah, tabung spesimen, dan tabung kapiler berskala. Metode Winkler merupakan suatu cara untuk menentukan banyaknya oksigen yang terlarut di dalam air.

Dalam metode ini, kadar oksigen dalam air ditentukan dengan cara titrasi. Titrasi merupakan penambahan suatu larutan yang telah diketahui konsentrasinya larutan standar ke dalam larutan lain yang tidak diketahui konsentrasinya secara bertahap sampai terjadi kesetimbangan Chang, Sisten metode Wingkler, kita dapat mengetahui banyaknya oksigen yang dikonsumsi oleh hewan air seperti ikan.

Respirometer Scholander digunakan untuk mengukur laju konsumsi oksigen hewan-hewan seperti katak atau mencit. Alat ini terdiri atas syringe, manometer, tabung spesimen, dan tabung kontrol. Terdapat 2 mekanisme Respirasi yaitu: Dikenal dua macam mekanisme pernapasan, yaitu: Pernapasan dada Inspirasi terjadi di otot antar tulang rusuk berkontraksi sehingga tulang- tulang rusuk terangkat ke atas, demikian pula tulang dada ikut terangkat ke atas.

Akibatnya rongga dada membesar. Membesarnya rongga dada menyebabkan paru-paru ikut membesar, akibatnya tekanan udara dalam paru-paru berkurang sehingga udara luar masuk. Ekspirasi terjadi jika otot-otot antar tulang rusuk relaksasi, rrspirasi tulang rusuk dan tulang dada turun kembali pada kedudukan semula sehingga rongga dada mengecil.

Sistej karena itu volume paru-paru berkurang maka tekanan udara dalam pru-paru bertambah, akibatnya udara keluar. Pernapasan perut Inspirasi terjadi jika otot diafragma berkontraksi sehingga letaknya agak mendatar, rongga dada membesar, maka paru-paru ikut membesar. Akibatnya tekanan udara dalam paru-paru berkurang sehingga udara dari luar akan masuk. Ekspirasi terjadi jika otot diafragma mengendur, rongga dada mengecil dan paru-paru pun ikut mengecil, volume paru-paru berkurang, tekanan udara dalam paru-paru bertambah akibatnya udara keluar.

Organ Respirasi pada Ikan 1.

Organ Utama Pernapasan merupakan proses pengambilan oksigen dan pelepasan karbon dioksida oleh suatu organisme hidup. Untuk dapat bernapas maka diperlukan organ pernapasan. Pada ikan, proses pernapasan umumnya dilakukan dengan menggunakan insang branchia. Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap. Bagian terluar dari insang berhubungan dengan air, sedang bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler-kapiler darah. Tiap lembaran insang terdiri dari sepasang filamen dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis lamela.

  BLOQUES FUNCIONALES DE ALEXANDER LURIA PDF

Insang ikan juga mengalami perkembangan sebagaimana organ- organ lainnya. Pada stadium larva, insang belum sempurna dan belum dapat berfungsi. Untuk dapat bernafas, larva ikan biasanya menggunakan kantung telur yolk sac atau pada beberapa ikan tertentu menggunakan insang luar. Insang ikan terdiri dari beberapa bagian, histologo Banyak siztem kapiler-kapiler darah sebagai cabang dari arteri branchialis dan merupakan tempat terjadinya pengikatan oksigen terlarut dari dalam air.

Pada ikan- ikan herbivora pemakan plankton, tapis insangnya rapat dan ukurannya panjang. Hal ini sesuai dengan fungsinya sebagai alat penyaring makanan. Sedangkan pada ikan-ikan karnivora, tapis insang tersebut jarang-jarang dan berukuran pendek Ikan-ikan bertulang sejati memiliki insang yang ditutup oleh penutup insang apparatus opercularis.

Tutup insang ini terdapat di sebelah kanan dan kiri bagian belakang dari kepala, berbentuk seperti setengah membundar.

Sistem Respirasi – E ATLAS HISTOLOGI VETERINER

Tutup insang terdiri atas: Berfungsi sebagai klep untuk menahan agar supaya air tidak masuk ke dalam rongga insang dari arah belakang. Ikan-ikan bertulang rawan Chondrichthyes tidak memiliki tulang-tulang penutup insang.

Insang ikan tersebut berada di dalam rongga dan berhubungan keluar melalui celah-celah insang yang berjumlah sekitar 5 — 7 buah. Organ Pernapasan Tambahan Ada beberapa jenis ikan tertentu yang selain bernapas dengan insang juga menggunakan paru-paru sebagai organ pernapasannya. Ikan-ikan yang mempunyai organ paru-paru adalah ikan paru-paru Australia Neoceratodus forsteri Krefft,ikan paru-paru Afrika Timur Protopterus annectens annectens Owen,dan ikan paru-paru Amerika Selatan Lepidosiren paradoxa Fitzinger, Selain insang dan paru-paru, beberapa jenis ikan tertentu memiliki alat pernapasan tambahan yang berupa: Labyrinth, lipatan membran seperti bunga mawar yang merupakan derivat dari lengkung insang.

Pada ikan betok Anabas testudineus Bloch,organ labyrinth terletak di bagian atas insang dan terdapat saluran yang menghubungkan labyrinth dan insang b. Arborescent organ, berbentuk seperti bunga karang.

Sistem Respirasi

Pada ikan lele Clarias batrachus Linnaeus, alat pernapasan tambahan ini terletak di bagian atas depan insang. Diverticula, lipatan kulit pada bagian mulut dan respirawi pharynx, misalnya pada ikan gabus Channa striata Bloch, d. Dinding bagian dalam dari operculum yang banyak mengandung pembuluh darah, misalnya pada ikan blodok Periophthalmus kalalo Lesson, Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum fisiologi sistem respirasi yaitu: Pengamatan Alat Pernapasan Ikan Mengamati insang pada masing-masing ikan Membedah ikan secara hati-hati dari tengah permukaan ventral tubuh kemudian menyerong ke kanan sampai semua organ dalam terlihat Mengamati anatomi insang dan alat pernapasan tambahannya 2.

Hasil dan Pembahasan 1. Pengamatan Alat Pernapasan Respirask Ikan Lele Tubuh ikan lele pada kepala bagian atas dan bawah tertutup oleh pelat tulang.